Tampilkan postingan dengan label lumajang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lumajang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2016

Akar Serabut (Farewell)

“Mas, di Lumajang ada tempat nongkrong lucu. Pengen ngajakin samean kesana. Kapan main ke Lumajang?”

Dulu, sempet bilang gitu ke (mantan) gebetan. Posisi saat itu, saya baru pulang dari penjait saya di daerah Sentul, Lumajang. Terus ke timur sampe di Jalan Semeru (barat perempatan Klojen), tolah-toleh liat ada tempat nongkrong yang (keliatannya) unik banget dari jalan. Sebagian temboknya ada yang cuma dilapisi wallpaper handmade dari koran. Kursi kayu bercat hitam yang keliatan vintage-vintage gimana gitu. Perabotan dan aksesoris dari bahan daur ulang. Meskipun tempatnya tidak terlalu luas (bisa dibilang terbatas), tapi dinaungi pohon gede yang bikin suasana jadi adem. Nama tempat itu “Akar Serabut.”
  

Sabtu, 23 Januari 2016

Hujan Sunny

Di Lumajang sedang musim hujan. Tapi hujan yang turun nggak sederas tahun-tahun lalu. Hujan tahun ini hujan php. Iya, hujan-enggak-hujan-enggak. Hujan yang turun pun cuma gerimis kecil-kecil, tapi banyak. Hujan yang kalau turun nggak bikin tanah basah, tapi tetep bikin basah kita yang sengaja berlama-lama di luar ruangan. Mari kita sebut saja fenomena ini “Hujan Sunny”. Hujan gerimis yang kayak di film Cinta Pertama (Sunny) yang diperanin sama BCL dan Ben Joshua. (film favorit pas SMP, nih! :p)

Rabu, 06 Januari 2016

Duh, Kejatuhan Daun!

Meng’aduh’ karena kejatuhan daun? Apanya, sih? Padahal cuma daun. Apanya yang di-aduh-in?

Jadi begini. Saya cerita dulu, ya. Beberapa waktu lalu saya sedang di luar. Naik motor sendirian. Entah habis ada urusan apa, saya lupa. Tapi yang saya ingat, karena saya lagi nggak buru-buru, saya sempatkan muter-muter jalanan di Kota Lumajang tersayang (nggak pake kata cinta, takutnya cinta-cintaan!). Hobi saya memang gitu, kalo ada waktu kosong. Saya suka mengendarai motor saya dengan kecepatan 40-45 km/jam. Tidak terlalu lambat, tidak terlalu cepat. Pagi itu saya memacu kendaraan sambil menikmati hawa Lumajang yang dingin-dingin gimana gitu karena memang lagi pagi. Sambil menonton aktivitas orang-orang yang sedang bersiap untuk aktivitas hari itu, yang kebetulan saya lagi libur. Sambil menyapa matahari pagi dengan senyum. Sambil menikmati kesendirian di motor juga. Iya-iya! Jomblo. Puas?


Senin, 04 Januari 2016

Antrukan Bodang Sudah Dibuka

Sudah pernah mendengar objek wisata di Kab. Lumajang bernama Antrukan? Sebenarnya objek wisata yang bernama Antrukan yang berarti air terjun tersebut, sudah lama menjadi objek wisata yang bertempat di desa Bodang, kecamatan Padang, kabupaten Lumajang. Namun karena medan yang menuju ke situs kurang memadai, air terjun ini hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal atau warga sekitar yang hendak memanfaatkan sungai untuk mandi atau mencuci baju. 
Sebenarnya begini, mungkin warga Bodang terbiasa menyebutnya antrukan karena tidak tahu kalo antrukan itu nama 'lumajang' dari air terjun. Mungkin belum ada nama official buat objek wisata ini, jadi kita sebut saja Antrukan Bodang dulu ya. Sepakat? Sepakat wes....


Selasa, 22 Desember 2015

Acaranya Kekinian, Judulnya Loemadjang Djaman Doeloe (Part 2)

Nah, lanjutan dari yang kemarin nih :) Karena soal tryout udah dapet 60 soal dari 130 soal, jadi mari kita lanjutkan yang part 2 hari ini. Di sela-sela bantu-bantu ibu masak buat maulud nabi besok. Karena request dari beberapa pembaca juga buat posting part 2-nya. Hehehe. Okelaaaahh..

Sampai dimana kita? Oya, sampe di foto bareng Demang, ya.

Nah setelah itu kami berniat buat pergi ke booth selanjutnya. Tapi ada yang bikin saya berhenti. Ada satu hal yang menarik perhatian saya. Di sebelah booth Demang tadi, ada alat musik tradisional gede, yang bahannya dari kayu, sedang dimainkan oleh bapak-bapak yang rambutnya sudah putih semua karena usia. Alunan musiknya merdu sekali, bikin adem meskipun hanya terdengar sayup-sayup. Iya sayup, karena suasana emang lagi rame banget malam itu. Saya ambil gambar pake kamera yang dari tadi saya bawa, sisa motretin temen saya tadi. Tanpa dikomando, temen saya yang sebut saja namanya ‘mas pay’, nyamperin duduk di sebelah bapaknya. Ngajak ngobrol. Sama seperti yang saya lakuin tadi ke Pak Demang. Iseng, saya rekam sekalian keasikan mereka pake video rec di kamera pinjeman.

anggap saja fokus

Senin, 21 Desember 2015

Acaranya Kekinian, Judulnya Loemadjang Djaman Doeloe (Part 1)

Satu lagi event yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam rangka memeriahkan hari jadinya di bulan Desember tahun ini, yaitu acara bertajuk Loemadjang Djaman Doeloe. Acara ini dilaksanakan tanggal 19-20 Desember 2015. Peserta yang diwajibkan berpartisipasi adalah instansi daerah, kantor kecamatan, dan beberapa paguyuban tradisional lainnya. Dan di sini asiknya, acara ini bisa dihadiri oleh seluruh warga Lumajang secara gratis karena digelar di Lapangan Alun-alun Kabupaten Lumajang! Dress codenya juga ada, harus pake baju jadul juga. Dan saya sempat menghadirinya di hari pertama. Hore. ^^

Senin, 14 Desember 2015

Melepas Lilin Harapan untuk Kali Asem Lumajang

Masih dalam suasana Harjalu (Hari Jadi Lumajang) ke 760, di kabupaten Lumajang tercinta masih diwarnai dengan event-event yang menarik. Kebanyakan eventnya diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang yang kalender raksasanya bisa dilihat di sudut Alun-alun Lumajang (depan pendopo), tapi ada juga event-event yang diadakan oleh komunitas-komunitas anak muda lumajang. Salah satunya adalah event yang mau saya bahas ini, yaitu 1000 Lilin Harapan Kali Asem Harjalu 760.