Remaja adalah masa-masa paling indah, katanya. Tapi
masa remaja juga merupakan masa-masa paling banyak godaan. Sampe-sampe sebelum
ke akhirat nanti kita bakal dikasih pertanyaan yang salah satunya, “Untuk apa
kau menghabiskan masa mudamu?”
Berdasarkan survey yang sudah dilakukan (saya baca
di buku yang saya lupa judulnya, lupa penulisnya, yah pokoknya bukunya best
seller gitu deh di Amerika (lain kali bawa catetan, Ep! *pentung*)), orang
dewasa menganggap remaja adalah sumber dari masalah. Mereka menganggap remaja
itu sukanya hanya merusak saja, malas-malasan, berfoya-foya, melakukan hal yang
tidak banyak manfaatnya, tidak mau dibilangi, dan semuanya yang jelek-jelek.
Kemudian dalam survey tersebut dimunculkan pertanyaan, apakah para orang dewasa
mengerti apa yang menjadi sebab dari tingkah remaja yang seperti itu? Dan
ternyata kebanyakan dari mereka tidak tahu. Mereka bingung. Apalagi para orang
tua, mereka merasakan perubahan pada anak mereka ke arah yang menurut mereka
tidak baik. Tapi ternyata tidak sedikit dari mereka yang TIDAK MAU TAHU.
![]() |
| Les malah selfie |
Jadi setelah saya baca-baca gratisan di togamas
waktu itu, saya simpulkan. Sebenarnya ada bebeapa hal sederhana yang sebenarnya
diinginkan remaja dari kita (para dewasa, sebagai orang tua atau guru yaa) atau bisa disebut tuntutan remaja
untuk kita. Simak ya...
